BANDAR LAMPUNG – Program revitalisasi di SDN 2 Way Lunik resmi berjalan dengan total anggaran Rp832 juta. Rinciannya, Rp682 juta dialokasikan untuk rehab bangunan dan Rp150 juta untuk penataan lingkungan.
Ketua Tim Pelaksana, Dede, menjelaskan program ini tidak hanya menyasar infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar sekolah.jumat (14/08/2026)
Dalam keterangannya, Dede merinci sasaran revitalisasi. Dana Rp682 juta digunakan untuk rehabilitasi lantai 2. Di lantai 2 terdapat 4 lokal kelas dari kelas 1 sampai RKW 1 yang direhab, termasuk rehabilitasi perpustakaan sekolah dan pembaharuan cat yang sudah usang.
Sementara untuk penataan lingkungan senilai Rp150 juta, pihaknya mengupayakan pembuatan sumur bor dengan kedalaman lebih dari 60 meter serta penanggulangan banjir.
“Kita mengupayakan sumur bor kedalaman 60 meter lebih karena kita mengupayakan sekolah bisa maju. Tujuan revitalisasi yang saya laksanakan, pertama pemberdayaan masyarakat. Menghidupkan ekonomi di lingkungan masyarakat karena saya orang sini, merasa terbantu ekonominya,” jelas Dede.
Tujuan kedua, lanjut dia, adalah memfasilitasi anak bangsa agar mendapat pendidikan yang layak. “Bagaimana caranya mereka mendapatkan hal yang layak dalam berpendidikan, bagaimana caranya mereka nyaman belajar, guru-gurunya nyaman mengajar. Ini lagi diupayakan oleh pemerintah kita,” tambahnya.
Dede juga menyoroti antusiasme warga terhadap program ini. Menurutnya, sejumlah warga sekitar secara sukarela mendaftar untuk bekerja di proyek tersebut.
“Respon masyarakat dengan adanya bantuan refit, alhamdulillah pak bagus. Ada beberapa masyarakat menawarkan diri mendaftar bekerja di sini. Ya kami terima dengan senang hati, meski ya cuma jadi kenek dan tukang. Kami memperdayakan masyarakat setempat,” ujarnya.
Melihat kebutuhan di lapangan, Dede berharap program serupa bisa menjangkau seluruh sekolah. Ia juga meminta pemerintah memberikan kelonggaran dalam aturan revitalisasi serta menambah anggaran.
“Harapannya seluruh sekolah dapat. Tapi saya minta juga kepada pemerintah untuk difasilitasi. Nama revitalisasi diberi kelonggaran agar bisa membangun yang lebih banyak, ditambah lagi anggarannya. Karena kebutuhan lokal untuk Way Lunik ini sendiri kurang. Kalau bisa ditambah 2 lokal lagi,” pungkasnya.
Program revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana belajar serta berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga di lingkungan sekolah. (Red)
BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gema Keadilan Provinsi Lampung resmi dilantik di Gedung…
Jakarta, - Ribuan Petani beserta pekerja lapangan kini dalam suasana ketar-ketir menantikan kepastian pembayaran dari…
PESAWARAN -Menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait dugaan permintaan uang damai Rp 100 juta…
Sumbar - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat, lewat acara Tayang Bincang…
Lampung, - Dugaan Penyimpangan Proyek Jaringan Irigasi D.I Waykandis tahun anggaran 2026 kini memasuki babak…
BANDAR LAMPUNG –Pembangunan tower BTS XL di dua titik di Kota Bandar Lampung diduga bermasalah…