Ekonomi

Respons Cepat Isu Buah Busuk, Camat Sidak dan Berikan Pembinaan di Dapur SPPG Mekar Jaya

Merbau Mataram, [21 April 2026] – Situasi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar Jaya memanas setelah munculnya pemberitaan terkait kelalaian terhadap temuan buah busuk dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemberitaan ini memicu Camat [Ricky Randa Belpama S.I.Kom] untuk turun langsung melakukan monitoring dan pembinaan ketat di lokasi, (Selasa/21 April 2026).

Langkah ini diambil guna memastikan standar keamanan pangan dan kualitas gizi tetap terjaga bagi ribuan siswa penerima manfaat di tingkat Sekolah Dasar hingga menengah.

Dalam inspeksinya, Camat yang didampingi oleh tim pengawas kesehatan UPT Puskesmas Merbau Mataram (Drg. Ayu Jember Sari), Babinsa Mekar Jaya (Novi), Korcam SPPG Merbau Mataram (Arif Munandar), meninjau langsung area penyimpanan bahan baku (cold storage) dan proses penyortiran buah sebelum dikemas. Camat menegaskan bahwa insiden buah busuk yang sempat viral tidak boleh terulang kembali.

Sebagai langkah pembinaan, Camat Ricky memberikan instruksi yakni,
penyortiran ganda, sertifikasi higiene, evaluasi supplier.

“Saya memahami kekhawatiran dan kritik yang beredar terkait temuan buah yang tidak layak. Namun, saya juga ingin mengajak kita semua untuk melihat secara jernih dan adil”, tuturnya.

“Kepala SPPG dan seluruh tim di dapur ini telah bekerja siang dan malam dengan dedikasi tinggi untuk melayani ribuan porsi makanan setiap harinya. Mengelola logistik dalam skala masif tentu memiliki tantangan yang sangat besar, dan risiko ‘human error’ atau kekeliruan teknis di lapangan bisa saja terjadi pada siapa pun”.

“Saya secara pribadi telah melakukan verifikasi dan melihat langsung bagaimana Kepala SPPG merespons masalah ini dengan sangat ksatria. Beliau tidak menghindar, beliau melakukan pengawasan, dan langsung melakukan perbaikan sistem saat itu juga. Ini menunjukkan integritas dan rasa tanggung jawab yang besar, bukan pengabaian”, jelas Camat.

Devin Febrian selaku Kepala SPPG Mekar Jaya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadain ini.

“Kami sangat menyadari bahwa kualitas dan keamanan pangan adalah tanggung jawab utama kami. Dalam operasional sehari-hari, kami menangani ribuan porsi yang harus dijaga kualitasnya secara konsisten. Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi alasan atas terjadinya kekurangan ini”, tuturnya.

“Kami akan mengevaluasi dan akan memperketat pengawasan agar setiap bahan yang disajikan benar-benar memenuhi standar. Terima kasih atas perhatian dan masukan dari semua pihak sebagai bagian dari perbaikan kami”, tutupnya*(tim)

Redaksi Channel News TV

Recent Posts

Jadi Bintang di Lampung Financial Festival 2026, Menko Pangan Zulhas Dorong Hilirisasi Kopi dan Penguatan Kampung Nelayan

BANDAR LAMPUNG– Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menjadi pembicara utama yang paling dinanti…

4 hari ago

LSM LP2I Surati Kejati Dan Kejari Lampung Selatan Untuk Audit Proyek Revit Di KB Melati Sidomekar.

LAMPUNG SELATAN – Proyek revitalisasi Kelompok Bermain KB Melati Sidomekar, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan senilai…

4 hari ago

Menko Pangan Zulkifli Hasan Tegaskan Kopdes Perkuat Ekonomi Desa

Bandar Lampung, Lampung – Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya pembentukan Koperasi…

5 hari ago

Polsek Bumi Waras Tetapkan 2 Tersangka Penggelapan Parfum Milik Selebgram Bandar Lampung

Bandar Lampung – Seorang selebgram asal Bandar Lampung, Ikram Rizal (33), menjadi korban dugaan penggelapan…

5 hari ago

Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi, Lampung Siap Perkuat KDKMP

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya memperkuat Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)…

5 hari ago

Revitalisasi KB Melati Sidomekar Rp676 Juta Disorot: Ketua P2SP Bukan Warga Lokal, Kepsek Rangkap Jabatan di Pulau Jawa

LAMPUNG SELATAN – Program revitalisasi Kelompok Bermain KB Melati Sidomekar, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan dengan…

5 hari ago