Tanggamus – Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah Cabup dan Cawabup Tanggamus Periode Tahun 2025-2030, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024 mendatang tinggal menghitung hari. dimana masyarakat Kabupaten Tanggamus akan menentukan masa depan bagi kemajuan dan kemakmuran Kabupaten Tanggamus.
Atmosfir persaingan terasa kian memanas guna menggaet dukungan, bahkan pemberitaan pemberitaan yang menyesatkan menggiring opini masyarakat ke arah negatif pun untuk menjatuhkan lawan salah satu Paslon bermunculan.
Seperti adanya sebuah pemberitaan hangat dari beberapa media mengenai bansos, bantuan nasional dari pemerintah pusat seperti PIP aspirasi di klaim dan di politisasi, Jelasnya.
Menyikapi beredarnya isu isu negatif tersebut dan bisa dikatakan berita hoak, ditengah suhu politik yang kian memanas dan semakin tidak sehat di Pilkada Tanggamus, Dedi Suparman, Tokoh Pemuda Tanggamus, menyampaikan sikapnya Sebagi masyarakat Tanggamus bahwa tak sepatutnya kita sebagai masyarakat Tanggamus memunculkan isu isu recehan yang tak relevan dengan fakta dan data yang sebenarnya, apa lagi dengan cara cara menyudutkan menjatuhkan lawan politik dalam kontestasi pilkada yang kemungkinan akan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat Tanggamus.
Dedi Suparman, menegaskan, pada Pilkada 2024, masyarakat dihimbau untuk berhati-hati terhadap kampanye politik dan informasi yang menyesatkan tanpa dasar yang jelas. Jangan mudah terpengaruh dengan isu isu dan pemberitaan pemberitaan yang terkesan menyudutkan tanpa data.
Menurutnya, ” Sebagai calon pemimpin yang akan memimpin Kabupaten Tanggamus. sudah seharusnya memiliki program program unggulan cemerlang, yang bisa menjadi solusi untuk masyarakat Tanggamus, terutama di bidang Pendidikan dan Kesehatan “. Ucapnya.
Karena ketidakmampuan seorang paslon memiliki program, lantas apa yang diberikan dan di tawarkan solusi pada rakyatnya yang di pimpin.
Dan pastinya setiap program yang akan diberikan sudah barang tentu melalui riset atau kajian yang matang, bukan tanpa rencana yang dapat diwujudkan guna sebaik baik kepentingan masyarakat luas.
Sebagai catatan, bahwa program beasiswa yang ada seperti, PIP reguler dan PIP aspirasi merupakan program nasional jangan di politisasi, saat ini yang perlu dicermati adalah seorang calon pemimpin yang memiliki visi, misi, serta program yang jelas kedepannya.
” Jika ada pendamping PKH atau dewan guru yg mengarahkan ke salah satu kandidat laporkan langsung ke Bawaslu, Gakumdu atau polisi “, pungkasnya.
Sementara itu, *Program Tanggamus Pintar 2025 adalah satu program unggulan yang dananya bersumber dari APBD, program tersebut merupakan prestasi yang mumpuni, karena mampu mengakomodir masyarakatnya, saat tidak terakomodasi di program PIP reguler maupun PIP aspirasi, karena keterbatasan kuota yang ditentukan oleh pusat.*
Program mulia tersebut, pernah dicetuskan oleh salah satu paslon saat pilkada lalu yaitu tentang satu pekon satu mobil ambulance, dan alhamdulillah saat ini sudah terealisasi, begitupun program tanggamus pintar 2025 termasuk program yang berilian dan harus kita dukung sepenuhnya, Dan hal tersebut masuk dalam 5 program unggulan salah satu paslon *pungkasnya”
Tambahan jika ada pendamping PKH atau dewan guru yg mengarahkan ke salah satu kandidat laporkan langsung ke Bawaslu. ( Zulkarnain)
BANDAR LAMPUNG – Konflik internal di tubuh PT Faza Satria Gianny mulai memanas. Kantor Hukum…
JAKARTA - Peringatan Hari Kartini 2026 pada kali ini mengangkat semangat emansipasi, kesetaraan gender, dan…
Merbau Mataram, [21 April 2026] – Situasi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar…
Pesawaran - Pemerintah Desa Tajur, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai…
Pringsewu – Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2025–2026 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pekon…
Lampung Selatan - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Utama di Desa Serdang, Kabupaten Lampung Selatan,…