Pesawaran – Meskipun di kabupaten pesawaran cukup banyak berdiri lembaga pendidikan formal, baik negeri maupun swasta, lembaga pendidikan non formal juga tidak kalah dalam perannya mencerdaskan anak bangsa.
Berdasarkan data yang ada di Dinas Pendidikan kabupaten pesawaran tercatat hingga tahun 2025 terdapat 13 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang berperan aktif membantu menyelamatkan masyarakat yang putus sekolah.
Salah satunya Pusat Kegiatan Belajar Mengajar ( PKBM ) Handayani didesa gunung Rejo kecamatan way ratai kabupaten pesawaran memfasilitasi sekolah gratis bagi warga kecamatan way ratai melalui kejar paket A,B dan C selain itu demi mencetak peserta didik yang bermutu PKBM Handayani memakai asesmen nasional berbasis komputer (ANBK).

Ketua PKBM Handayani Hidayatus Solehah saat ditemui menerangkan PKBM Handayani adalah lembaga pendidikan non formal yang menaungi pendidikan kesetaraan bagi anak putus sekolah karna ketiadaan ekonomi,sehingga dengan adanya PKBM Handayani bisa memberikan solusi dalam mengejar pendidikan yang tertinggal sebelumnya.kamis (17/04/2025).
Ditambahkan,menempuh pendidikan di PKBM Handayani tidak dipungut biaya ( gratis) untuk anak anak yang berusia sekolah.
” Kami memiliki 8 tutor atau tenaga pengajar profesional,serta memakai asesmen nasional berbasis komputer untuk meningkatkan mutu peserta didik, ijazah yang kami keluarkan juga setara lembaga pendidikan formal. Bahkan banyak lulusan PKBM Handayani bisa diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta,” ujarnya.
Hidayatus solehah bersama tutor PKBM Handayani terus berkomitmen menyelamatkan anak-anak yang tidak bisa mengenyam pendidikan formal dan menuntaskan program wajib belajar 12 tahun. Komitmen itu sudah berjalan sejak lembaganya mulai didirikan Pihaknya menginginkan semua lulusan PKBM Handayani tidak hanya berkualitas, berbudaya dan berkarakter, melainkan juga berdampak terhadap masyarakat.(Red)