Pringsewu – Tak kenal rasa takut, atau merasa kebal hukum, panitia seleksi penerimaan PPPK kabupaten Pringsewu Diduga kembali lakukan kecurangan. dalam proses seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) padahal pada tahun 2023 Pernah dibawa ke Pansus DPRD tak membuat panitia Jera, atau takut
Di kabupaten Pringsewu pada tahun 2023 sudah di proses sampai ke pansus DPRD namun pada tahun 2024 masih ada yang berani melakukan kecurangan.
Narasumber melalui chat WhatsApp kepada awak media ini meminta agar namanya dirahasiakan menyampaikan bahwa kepala sekolah (Kepsek) SDN 3 ambarawa barat bersama Operator Sekolah diduga melakukan manipulasi Data salah seorang Guru Honorer yang berasal dari sekolah berbeda, Jumat (10/1/25).
Diduga Tujuan memanipulasi Data Guru Honorer dari sekolah yang berbeda itu dalam rangka dapat mendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Tahap II 2024 dengan menggunakan akses dari Sekolah SDN 3 dalam sistem Dapodiknya.
Sementara diketahui bahwa Rusmiyati bekerja sebagai tenaga guru honorer di madrasah Ambarawa barat bukan di SDN 3 ambarawa barat kecamatan Ambarawa kabupaten pringsewu, jelasnya
kepala sekolah SDN 3 ambarawa barat Bina febriyani saat di wawancarai awak media ini di kantornya, membenarkan terkait permintaan Rusmiyati untuk bisa masuk dapodiknya SDN 3 ambarawa barat sejak Juni akhir 2024 untuk keperluan seleksi penerimaan PPPK kabupaten Pringsewu.
penulis:sugiyanto