Hukum Dan Kriminal

Pembangunan Kantor KMP Desa Kertosari Disinyalir Diborong Oknum PNS Staf Kecamatan Tanjung Sari.

Lampung Selatan – Seorang Oknum PNS salah satu staf Sekretariat Kecamatan Tanjung Sari yang berinisial SU disinyalir menjadi pemborong Pembangunan Kantor (KMP) Koperasi Merah Putih Desa Kertosari Kecamatan setempat.

Diketahui SU sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) Kertosari Kecamatan Tanjung Sari.

Dugaan penyimpangan pengelolaan pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Desa Kertosari kini mencuat menjadi buah bibir warga setempat.

Pasalnya, warga mengetahui pembangunan Kantor (KMP) Koperasi Merah Putih di semua Desa itu dilaksanakan secara Swakelola oleh Pemdes dan melibatkan masyarakat lingkungan setempat.

Namun, dugaan menyimpang untuk Pembangunan Kantor (KMP) Koperasi Merah Putih di Desa Kertosari dikarenakan dikerjakan secara pribadi (diborong) bak seorang kontraktor.

Dugaan itu semakin kuat dikarenakan warga setempat mengetahui Oknum PNS Berinisial SU tersebut menyuplai bahan material berupa pasir, batu bahkan mencari pekerja untuk mengerjakan pembangunan tersebut.

Bila dilihat dari pentingnya Oknum PNS Berinisial SU di pekerjaan tersebut, hal yang wajar bila terkuak info bahwa disinyalir telah terjadi aliran dana pembangunan itu masuk ke rekening pribadi milik SU.

“Kalau dari info yang ada memang sih dana tersebut belum pencairan dari pusat. Tapi SU mendapat dana talangan terlebih dahulu dan melalui rekening pribadi milik SU, ” ujar sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya pada Sabtu, 25/4/2026 kemarin.

“Itu kemarin sudah rame di beritakan di Media, tapi entah kok adem aja, ” imbuhnya.

Warga tersebut juga meyebut dirinya merasa heran bila dibandingkan dengan Desa Desa lainnya yang saat ini sedang melaksanakan Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih itu dilaksanakan langsung oleh Desa secara Swakelola.

“Apa bedanya dengan Desa Desa lainnya. Itu dilaksanakan secara swakelola oleh Pemdes kok di Desa Kertosari dikerjakan oleh seorang Oknum PNS Staf Kecamatan dan bukan sebagai Staf Pemdes Kertosari,” terangnya.

Warga juga menyebut seharusnya pembangunan itu seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Desa secara Swakelola melalui mekanisme resmi bukan dilaksanakan secara pribadi atau oleh pihak lain secara perorangan.

Sementara itu, SU Oknum PNS Staf Kecamatan Tanjung Sari saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu 25/4)2026 tidak merespon dan menjawab konfirmasi.

Menanggapi hal tersebut, Camat Tanjung Sari Handoyo saat dimintai keterangan adanya salah satu Staf Kecamatan yang diduga menjadi pemborong Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Desa Kertosari mengatakan dirinya sama sekali tidak mengetahui hal tersebut.

“Waduh saya gak tau itu Bang, saya sama sekali tidak tau hal tersebut, “tukasnya.

Handoyo mengatakan setahu dirinya kalau Oknum PNS berinisial SU sudah lama menjabat staf di Kecamatan Tanjung Sari.

“Itu kapan dia menjabat sebagai Sekdes di Kertosari. Setahu saya sudah lama dia bertugas di Kantor Camat Kertosari, coba konfirmasi ke PJ Kadesnya, “ujar Handoyo.

Sementara PJ Kepala Desa Kertosari saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp menjelaskan bahwa sebelumnya pada saat persiapan Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih (KMP) Oknum PNS Berinisial SU masih menjabat sebagai Sekretaris Desa di Pemdes Kertosari.

“Sebelumnya Pak Sumidi saat persiapan KMP (Koperasi Merah Putih) dirinya masih menjabat Sekdes. Perpindahan Sekdes Kertosari untuk plt Sekdes seterusnya untuk plt Sekdes untuk tenaga kerja murni dari warga Kertosari, “ungkapnya mengelak seakan SU saat ini masih menjabat plt Sekdes Kertosari.

“Untuk konfirmasi silahkan ke Danramil Tanjung Bintang, “tutup PJ Kades Kertosari singkat.

Dengan adanya dugaan ketimpangan pelaksanaan Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih (KMP) tersebut, warga berharap pihak terkait serta penegak hukum untuk melakukan tindakan tegas kepada oknum tersebut bila ditemukan adanya pelanggaran.

Redaksi Channel News TV

Recent Posts

Resmi Dilantik, Gema Keadilan Lampung Usung Tiga Gerakan untuk Pemuda Bertumbuh dan Berdampak

BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gema Keadilan Provinsi Lampung resmi dilantik di Gedung…

17 jam ago

Terkait Penegakan Hukum PT. PSMI, FORSAL dan For-WIN : Jangan Abaikan Nasib Warga Masyarakat

Jakarta, - Ribuan Petani beserta pekerja lapangan kini dalam suasana ketar-ketir menantikan kepastian pembayaran dari…

1 hari ago

DPDLIPAN Pesawaran Selaku Pendamping Reni Luruskan Isu Rp100 Juta di Kasus Dugaan Penjarahan Lumbirejo

PESAWARAN -Menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait dugaan permintaan uang damai Rp 100 juta…

1 hari ago

Bambang membongkar Celah dan Modus FRAUD dalam Penyaluran KUR sektor Perbankan

Sumbar -  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat, lewat acara Tayang Bincang…

5 hari ago

Kepala Dinas PSDA Bungkam, Publik Mendesak Gubernur dan Sekda Lampung Memberikan Penjelasan Terkait Proyek Irgasi D.I Waykandis

Lampung, - Dugaan Penyimpangan Proyek Jaringan Irigasi D.I Waykandis tahun anggaran 2026 kini memasuki babak…

6 hari ago

GEGER! Tower BTS XL di Batu Putu dan Kupang Raya Bandar Lampung Diduga Kangkangi Perda, Izin Belum Lengkap Tapi Bangunan Sudah Jalan

BANDAR LAMPUNG –Pembangunan tower BTS XL di dua titik di Kota Bandar Lampung diduga bermasalah…

1 minggu ago