Bandar Lampung – Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) yang dijadwalkan digelar pada 10–11 Juni 2026 di Hotel Novotel Bandar Lampung menuai polemik. Isu muncul setelah salah satu calon ketua umum (caketum) HIPMI disebut datang membawa massa yang diduga preman.
Ketua Pandawa Provinsi Lampung, Muhamad Hatta, menanggapi kabar tersebut. Ia menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Munas HIPMI di Bandar Lampung, namun dengan catatan penting.
“Saya mendukung Munas HIPMI di Bandar Lampung, silahkan saja asalkan jangan membuat gaduh di Bumi Lampung ini,” ujar Muhamad Hatta.
Ia berpesan kepada seluruh caketum HIPMI untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di Kota Bandar Lampung. “Serta junjung tinggi kearifan lokal dan jangan mengotori Bumi Lampung,” tegasnya.
Senada, Panglima GML Provinsi Lampung, Arif Gunawan, menyatakan pihaknya siap mengawal keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Munas berlangsung.
“Saya dan rekan-rekan mendukung acara Munas HIPMI di Kota Bandar Lampung dan kami siap menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Bandar Lampung selama Munas berlangsung,” kata Arif.
Bang Gun menegaskan akan menghimpun semua pasukan Ormas yg ada di lampung,kalau coba coba buat kerusuhan yang berpotensi menimbulkan gangguan,kita akan bergerak apabila ada oknum yang akan membuat onar di Bumi Lampung selama Munas berlangsung. Kami akan bertindak tegas apabila ada oknum yang berpotensi membuat kegaduhan masyarakat Lampung selama acara berlangsung,” ujarnya.
“Ini Bumi Lampung …Jangan sok jago mengatas namakan preman….. Jangan bikin gaduh di bumi Lampung… Tutur bang Gun sapaan akrab nya. (Red)
BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gema Keadilan Provinsi Lampung resmi dilantik di Gedung…
Jakarta, - Ribuan Petani beserta pekerja lapangan kini dalam suasana ketar-ketir menantikan kepastian pembayaran dari…
PESAWARAN -Menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait dugaan permintaan uang damai Rp 100 juta…
Sumbar - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat, lewat acara Tayang Bincang…
Lampung, - Dugaan Penyimpangan Proyek Jaringan Irigasi D.I Waykandis tahun anggaran 2026 kini memasuki babak…
BANDAR LAMPUNG –Pembangunan tower BTS XL di dua titik di Kota Bandar Lampung diduga bermasalah…