Informasi Kontak

Jln. Purnawirawan Gg. Impres 1
Langkapura, Kec. Kemiling, Kota Bandar Lampung

Kontak Redaksi PT. Bumi Agung Marga

Bandar Lampung – Warga kelurahan Enggal kecamatan Enggal kota bandar Lampung keluhkan kinerja aparat kelurahan,pasalnya hampir setiap hari kantor kelurahan tersebut sepi hanya berisi 1 orng pegawai ASN wanita dan linmas yang sedang piket.

Foto : Ruang Lurah Dan Sekertaris Yang Tertutup Rapat Tidak Ada Aktifitas

ABS warga sekitar mempertanyakan dimanakah staf yang lainnya sebab setiap dirinya mengurus surat keterangan hanya menjumpai 1 orang pegawai wanita sementara jam baru menunjukan pukul 10.30 wib.

” Minggu lalu saya mengurus surat keterangan pak dikantor kelurahan,sepi banget pak cuman ada Bu Hana aja pak pegawai yang melayani saya dan ada juga Limas yang sedang piket padahal itu masih jam 10.30 pak tapi gak ada pegawai lain seharusnya kan itu jam kerja ya pak ” ungkapnya Selasa(21/05/2025)

ABS melanjutkan dirinya dan warga yang lain sudah sering kali mendapati kantor kelurahan Enggal yang hanya berisi 2-3 orang yang bertugas,sehingga timbul pertanyaan apakah tidak adanya pengawasan yang dilakukan pemerintah kota bandar Lampung dalam mengawasi kinerja PNS yang seharusnya bekerja berdasarkan jam kerja yang seharusnya.

” Kami disini mah udah gak heran pak kalau setiap kekantor kelurahan mengurus berkas paling yang ada cuman Bu Hana itu,kadang juga ada pak lurahnya tapi klo staf yang lain jarang pak kaya pak seklur jarang kami jumpa”. Ungkapnya

Ketika tim media mengunjungi kantor kelurahan Enggal hal tersebut benar adanya tim media hanya menjumpai Hana yantina sebagai kasi pemerintahan,dan pelayanan umum serta 2 orang lelaki yang mengaku sebagai ketua RT dan linmas yang sedang melakukan piket sementara jam baru menunjukan pukul 11.00 wib.

Tim media mencoba menanyakan keberadaan lurah dan staf yang lain Hana hanya menjawab bahwasanya lurah sedang mengantarkan istrinya yang sedang sakit untuk berobat sementara untuk keberadaan sekertaris lurah dan kasi yang lain dirinya hanya menjawab tidak mengetahui.

” Pak lurah sedang mengantarkan istrinya yang sedang sakit berobat pak,karna memang istri beliau sedang sakit jadinya rutin pak lurah mengantarkan untuk berobat tadi pun pak lurah menelpon saya untuk membantu warga yang mau buat surat keterangan agar saya yang menghandle dulu karna beliau sedang diluar”. Ungkap nya

Namun ketika tim media mencoba mempertanyakan keberadaan sekertaris lurah dan staf yang lain dirinya hanya diam tidak menjawab.

Menjadi pertanyaan apakah kinerja aparatur pemerintahan yang digaji oleh negara yang bersumber dari uang rakyat seperti ini adanya???,dimanakah pemerintah kota bandar Lampung dalam pengawasan kinerja ASN nya yang diduga melanggar ketentuan jam kerja yang sudah diterapkan oleh pemerintah kota bandar Lampung terutama dalam bidang pelayanan umum???.(Red)

Share:

administrator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *