Hukum Dan Kriminal

Kepala Pekon Panjerejo Wajib Dilaporkan: Integritas Diragukan, Dana Desa Terancam Salah Sasaran

Pringsewu, Lampung – Sorotan tajam terhadap dugaan korupsi Dana Desa tahun 2023–2024 di Pekon Panjerejo, Kecamatan Gadingrejo, kian menguat. Kali ini, kritik tak hanya datang dari kalangan aktivis dan warga, namun juga menyasar langsung pada sikap dan integritas pribadi Kepala Pekon, Miswanto, yang dinilai tidak layak memimpin pemerintahan desa karena sering mengingkari ucapan dan diduga menyalahgunakan jabatan.

Sejumlah pihak menilai bahwa Miswanto wajib segera dilaporkan ke penegak hukum, karena sikapnya yang kerap berkelit, menghindar dari media, dan gagal memberikan klarifikasi atas penggunaan anggaran, merupakan indikator lemahnya komitmen terhadap transparansi publik.

Janji Palsu dan Kepemimpinan Tanpa Marwah

Seorang tokoh masyarakat yang turut mendorong pelaporan ke Kejaksaan Negeri Pringsewu menyampaikan bahwa seorang kepala pekon tidak cukup hanya memiliki legalitas jabatan, namun harus menjaga marwah, martabat, dan etika kepemimpinan.

> “Seorang pemimpin bukan hanya soal jabatan, tapi soal tanggung jawab moral. Kepala Pekon Panjerejo sejak awal sering memberikan janji palsu kepada awak media, dari ucapannya saja sudah tak bisa dipercaya. Lalu bagaimana publik bisa yakin dengan cara dia memimpin?” ungkapnya, Rabu (18/6/2025).

 

Pernyataan itu merujuk pada sejumlah komunikasi sebelumnya dengan Miswanto yang kerap menjanjikan klarifikasi, namun tak pernah ditepati.

> “Yang saya takutkan, anggaran Dana Desa Pekon Panjerejo ini semakin tidak tepat sasaran. Bahkan bisa jadi sudah dijadikan prioritas untuk kepentingan pribadi oleh kepala pekon sendiri,” lanjutnya.

 

Integritas Tergerus, Masyarakat Kehilangan Kepercayaan

Sikap tidak konsisten, menghindar dari pertanggungjawaban, dan tidak hadir untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat membuat banyak warga Panjerejo kehilangan kepercayaan terhadap pemimpinnya. Miswanto juga diketahui berulang kali menghindar saat hendak dikonfirmasi media, dan hanya memberikan jawaban singkat seperti “sedang di jalan” atau “besuk ponakan”, tanpa ada itikad untuk menjadwalkan klarifikasi yang sah.

Lebih parahnya lagi, hampir setiap hari wartawan berusaha menyambangi kediamannya, namun selalu gagal bertemu. Warga menyebutkan bahwa Kepala Pekon memang jarang berada di rumah, dan terkesan bersembunyi dari pertanyaan publik.

> “Kalau dari omongannya saja kita gak bisa percaya, gimana nasib uang rakyat?” ujar salah satu warga yang kecewa.

 

Desakan Laporan Hukum: Tak Bisa Ditunda

Dengan banyaknya kejanggalan pada anggaran tahun 2023 dan 2024, termasuk dana mendesak yang tidak relevan, pengadaan fiktif, serta alokasi informasi publik yang diduga mark-up, masyarakat dan aktivis antikorupsi lokal menyatakan tidak ada alasan lagi untuk menunda pelaporan resmi ke Kejari.

“Kalau tidak dilaporkan sekarang, akan terlalu banyak kerugian negara yang tidak tertelusuri. Ini bukan hanya masalah hukum, ini soal moral seorang pemimpin,” tegas aktivis pelapor yang kini tengah menyiapkan dokumen dan bukti pendukung.

—

Penutup: Jangan Biarkan Dana Desa Dikuasai oleh Pembohong Publik

Pekon Panjerejo membutuhkan pemimpin yang amanah, bukan sekadar berstatus. Ketika seorang kepala pekon tidak bisa dipegang ucapannya, maka seluruh kebijakannya pun patut dicurigai. Masyarakat tidak boleh diam. Saat integritas seorang pemimpin desa mulai runtuh, maka pelaporan adalah bentuk penyelamatan terhadap masa depan desa itu sendiri.  ( Muchtar)

Redaksi Channel News TV

Recent Posts

Resmi Dilantik, Gema Keadilan Lampung Usung Tiga Gerakan untuk Pemuda Bertumbuh dan Berdampak

BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gema Keadilan Provinsi Lampung resmi dilantik di Gedung…

17 jam ago

Terkait Penegakan Hukum PT. PSMI, FORSAL dan For-WIN : Jangan Abaikan Nasib Warga Masyarakat

Jakarta, - Ribuan Petani beserta pekerja lapangan kini dalam suasana ketar-ketir menantikan kepastian pembayaran dari…

1 hari ago

DPDLIPAN Pesawaran Selaku Pendamping Reni Luruskan Isu Rp100 Juta di Kasus Dugaan Penjarahan Lumbirejo

PESAWARAN -Menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait dugaan permintaan uang damai Rp 100 juta…

1 hari ago

Bambang membongkar Celah dan Modus FRAUD dalam Penyaluran KUR sektor Perbankan

Sumbar -  Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat, lewat acara Tayang Bincang…

5 hari ago

Kepala Dinas PSDA Bungkam, Publik Mendesak Gubernur dan Sekda Lampung Memberikan Penjelasan Terkait Proyek Irgasi D.I Waykandis

Lampung, - Dugaan Penyimpangan Proyek Jaringan Irigasi D.I Waykandis tahun anggaran 2026 kini memasuki babak…

6 hari ago

GEGER! Tower BTS XL di Batu Putu dan Kupang Raya Bandar Lampung Diduga Kangkangi Perda, Izin Belum Lengkap Tapi Bangunan Sudah Jalan

BANDAR LAMPUNG –Pembangunan tower BTS XL di dua titik di Kota Bandar Lampung diduga bermasalah…

1 minggu ago