Pringsewu – Pembangunan jalan rabat beton di pekon banyu Urip menyisakan masalah dimana timbunan belum di bayar lunas oleh pihak pekon.
Ada sembilan dum truk material untuk menimbun jalan dengan harga yang di sepakati antara suplayer dengan pihak pekon yang di wakili oleh kaur kesra dan sekretaris pekon dengan harga /rit Rp. 150.000,- x 9 = rp. 1.350.000,- dan baru di DP Rp. 500.000,-
Saat di hubungi untuk di konfirmasi Rudi Hartono kaur kesra pekon banyu Urip diduga berkelit bahwa sisanya telah dibayarkan ke pihak lain sungguh suatu keanehan yang di rasakan oleh sugiyanto selaku pengesup material tersebut.minggu, 03/11/2024
Didalam chat WhatsApp Rudi Hartono menyampaikan
“Ga ada karena dari awal saya tau waktu di jalan itu juga kan bareng dengan jenengan dan kayak apa lo mas akrab nya jenengan dengan bang din saya tau bukan katanya.Maka dari itu saya berani untuk memberikan kekurangan itu,”
menurut korban memang Diduga pihak pekon sengaja berkelit untuk menghindari sisa pembayaran.(red)
BANDAR LAMPUNG – Konflik internal di tubuh PT Faza Satria Gianny mulai memanas. Kantor Hukum…
JAKARTA - Peringatan Hari Kartini 2026 pada kali ini mengangkat semangat emansipasi, kesetaraan gender, dan…
Merbau Mataram, [21 April 2026] – Situasi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mekar…
Pesawaran - Pemerintah Desa Tajur, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai…
Pringsewu – Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2025–2026 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pekon…
Lampung Selatan - Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Utama di Desa Serdang, Kabupaten Lampung Selatan,…