Pringsewu – Terkait pemasangan tiang internet di RT 05 RW 02 pekon banyu Urip, Kecamatan Banyumas kabupaten Pringsewu dikeluhkan warga, namun Bagian Utilitas Bina Marga saat dikonfirmasi menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin.
“Pihak Bina Marga tidak pernah mengizinkan penanaman tiang seperti itu, biasanya vendor pelaksanaan pekerjaan koordinasi nya sama orang lingkungan setempat,” ucap Bagian Utilitas Bina Marga kabupaten Pringsewu, melaui pesan singkat WhatsApp.
Sebelumnya, warga RT 05 RW 02 pekon banyu Urip, Kecamatan Banyumas, mengeluhkan terkait tiang provider jaringan internet atau Fiber Optik (FO), yang sudah berdiri dihalaman rumah, keberadaan tiang Internet tersebut berdiri diatas tanah milik pribadi warga.
siti menuturkan, pemasangan tiang Internet tersebut sudah cukup lama berdiri, itu pun pasang tiang Internet tanpa izin pemilik tanah jadi kami tidak tau apa-apa. Sudah tiba-tiba ada aja itu tiang Internet. “Sudah terpasang itu tiang Internetnya bang, tuturnya, rabo (20/03/24)
Pihak provider itu asal tancap tiang aja didepan rumah tanpa melakukan sosialisasi. Saya merasa keberatan karena tidak dihargai. Padahal menancapkan tiang itu ada aturannya, meski di sisi jalan begitu.
warga berharap, keberadaan tiang provider yang mengganggu dan diduga tidak berizin tersebut segera dibongkar saja.
“Bongkar saja pak, jika memang tidak ada izinya, kita tidak tau siapa pemilik proveder itu,” ketus warga. ( Red )
BANDAR LAMPUNG – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gema Keadilan Provinsi Lampung resmi dilantik di Gedung…
Jakarta, - Ribuan Petani beserta pekerja lapangan kini dalam suasana ketar-ketir menantikan kepastian pembayaran dari…
PESAWARAN -Menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait dugaan permintaan uang damai Rp 100 juta…
Sumbar - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Barat, lewat acara Tayang Bincang…
Lampung, - Dugaan Penyimpangan Proyek Jaringan Irigasi D.I Waykandis tahun anggaran 2026 kini memasuki babak…
BANDAR LAMPUNG –Pembangunan tower BTS XL di dua titik di Kota Bandar Lampung diduga bermasalah…