BANDAR LAMPUNG – Komitmen PKBM Nusa Indah dalam memberikan layanan pendidikan kesetaraan bagi warga binaan pemasyarakatan kembali dibuktikan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan Monev tersebut dilaksanakan pada Selasa, 4 November 2026, ke tiga titik lokasi pembinaan sekaligus, yakni Lapas Narkotika, Lapas Wanita, dan Rutan Kelas 1 Bandar Lampung.
Monev ini dilakukan langsung oleh tim dari Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung yang dipimpin oleh Kabid PAUD dan Dikmas, Puspasari, S.E., M.M., bersama stafnya, dengan didampingi oleh Kepala Yayasan PKBM Nusa Indah, Purwigati, S.Pd.
# RUTAN KELAS 1 BANDAR LAMPUNG #
Di Rutan Kelas 1 Bandar Lampung, rombongan Monev disambut hangat oleh Kepala Rutan, Tri Wahyu Santosa,A.Md.IP., S.H., M.H., beserta Kasi Pembinaan.
Dalam kesempatan tersebut, tim Monev memeriksa kelengkapan administrasi pembelajaran, kehadiran peserta didik, serta sarana belajar warga binaan yang mengikuti program kesetaraan Paket A, B, dan C yang dikelola PKBM Nusa Indah.
# LAPAS NARKOTIKA #
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Lapas Narkotika. Di sana, tim disambut oleh Kasi Pembinaan beserta jajarannya. Monev berjalan dengan lancar, tim memastikan bahwa proses belajar mengajar bagi warga binaan berjalan sesuai kurikulum dan jadwal yang telah ditetapkan.
# LAPAS WANITA #
Terakhir, Monev dilaksanakan di Lapas Wanita. Rombongan disambut oleh staf Lapas Wanita. Tim Monev berdialog langsung dengan warga binaan perempuan yang menjadi peserta didik, guna memastikan mereka mendapatkan hak pendidikan yang layak dan motivasi untuk terus belajar.
Kepala Yayasan PKBM Nusa Indah, Purwigati, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Dinas Pendidikan, PKBM, dan jajaran pemasyarakatan.
“Monev semester ganjil ini sangat penting bagi kami. Ini bukan sekadar formalitas administrasi, tetapi bentuk tanggung jawab kami bahwa pendidikan bagi warga binaan benar-benar berjalan, benar-benar berkualitas, dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Purwigati,S.Pd.
Purwigati juga menegaskan bahwa pendidikan adalah hak yang tidak boleh terputus meski seseorang sedang menjalani masa pidana.
“Kami di PKBM Nusa Indah berkomitmen, di mana pun warga binaan berada, baik di Rutan Kelas 1, Lapas Narkotika, maupun Lapas Wanita, mereka tetap berhak mendapatkan pendidikan. Kami hadir untuk memastikan tidak ada satu pun warga binaan yang tertinggal pendidikannya. Karena pendidikan adalah jalan mereka untuk berubah, untuk kembali ke masyarakat dengan bekal ijazah dan keterampilan,” lanjutnya.
Melalui Monev ini, diharapkan kualitas pembelajaran di tiga Lapas tersebut semakin meningkat, tertib administrasi semakin baik, dan para warga binaan semakin semangat untuk menyelesaikan pendidikannya sebagai bekal reintegrasi sosial.(Red)
PESAWARAN,( 6 November 2026) — Polemik Kepala Dusun (Kadus) Sinar Jaya, Desa Paya, Kecamatan Padang…
BANDAR LAMPUNG –Yayasan PKBM Nusa Indah menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang humanis…
PESAWARAN, (5/11/2026) — Ketidakpuasan sejumlah warga terhadap kepemimpinan Kepala Dusun (Kadus) Sinar Jaya, Desa Paya,…
BANDAR LAMPUNG –Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harapan Bangsa 1 yang berada kelurahan Sumberejo sejahtera…
MUARA BUNGO - Terkait Beredar rumor dugaan perselingkuhan yang menyeret oknum Tata Usaha (TU) di…
BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob Polri yang ke-81,…