Hukum Dan Kriminal

Izin Resto tapi Rasa Diskotik? DPRD Bandar Lampung Bidik Viper Bar Terkait Dugaan Pelanggaran Izin

BANDAR LAMPUNG – Aroma pelanggaran tercium dari operasional Viper Bar, Cafe, dan Resto. Selain keluhan kebisingan, tempat hiburan ini kini diterpa isu miring terkait legalitas operasionalnya. Viper diduga kuat tidak mengantongi izin diskotik, meski aktivitas di dalamnya disinyalir menyerupai tempat hiburan malam kelas berat.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi, menegaskan bahwa tidak ada pengecualian bagi investor yang ingin masuk ke Kota Tapis Berseri. Menurutnya, izin harus sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan di lapangan.

“Kalau izinnya resto atau kafe, ya kegiatannya harus itu. Tidak boleh tidak mengantongi izin diskotik tapi praktiknya seperti diskotik. Kita koordinasikan dengan Dinas PTSP, kalau melanggar, tutup!” tegasnya.

Dugaan “Izin Resto Rasa Diskotik” ini diperkuat dengan banyaknya keluhan warga mengenai dentuman musik yang melampaui batas wajar sebuah kafe. Warga di sekitar lokasi mengaku waktu istirahat mereka terampas akibat polusi suara yang tetap kencang meski sudah berkali-kali dilaporkan ke pihak RT.

Aktivis Alienasi Masyarakat Lampung (AML), Sunawardi, mendesak Wali Kota untuk segera bertindak. Ia menilai, jika dibiarkan, hal ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Bandar Lampung.
“Jangan sampai atas nama mengejar target investasi Rp744 miliar tahun ini, pemerintah jadi tutup mata terhadap tempat hiburan yang tidak tertib administrasi dan berdampak buruk pada lingkungan serta kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Polemik Viper Bar bukan hanya soal dokumen di atas kertas. Aduan warga mengenai polusi suara (kebisingan) mulai bermunculan. Endang sendiri mengaku mendapat keluhan langsung dari kerabatnya yang tinggal di dekat lokasi.

Hal senada diungkapkan netizen melalui media sosial. Akun @yutaraardanii mengeluh bahwa suara dentuman musik masih terdengar jelas hingga ke dalam rumah dan mengganggu waktu istirahat, meskipun laporan sudah disampaikan ke pihak RT sejak sebelum Lebaran.

“Katanya sedang perbaikan check sound, tapi sampai sekarang suaranya masih terdengar jelas sampai ke rumah,” tulisnya.(Red)

Redaksi Channel News TV

Recent Posts

Pemulung di Bandar Lampung Ditangkap usai Cabuli Bocah 6 Tahun di Kamar Mandi Masjid

Bandar Lampung - Seorang pria berinisial YI (41), warga Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, ditangkap polisi,…

19 jam ago

Perkuat Sinergitas, HIPAKAD Bersama LSM HARIMAU Satukan Visi Dan Misi

Bandar Lampung - Upaya memperkuat persatuan, kemandirian, serta kepedulian sosial terus digelorakan melalui kolaborasi lintas…

3 hari ago

Kasrem 043/Gatam Sambut Tim Wasev Pusterad Tinjau Lokasi TMMD ke-128 Pekon Kalimiring

TANGGAMUS – Kepala Staf Korem 043/Gatam Kolonel Kav Roli Dewanto, S.E., M.Tr (Han), menyambut kedatangan…

4 hari ago

Pemprov Lampung Bersama Perum Bulog Kanwil Lampung Dan Bank Indonesia Gelar Oprasi Pasar Minyak Goreng Minyak Kita

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Perum Bulog Kanwil Lampung dan Bank Indonesia menggelar…

4 hari ago

Dua Kali Beraksi di Bandar Lampung, Kawanan Curanmor Residivis Dibekuk Polisi

Bandar Lampung - Polisi menangkap dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di wilayah…

5 hari ago

Dari Benang Emas Hingga Harapan Baru,, Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar Di Ajang Persit Bisa Dua

JAKARTA — Diantara deretan booth yang memadati Balai Kartini, Jakarta, kehadiran Asri Tapis di ajang…

6 hari ago