Bandar Lampung – Diduga Dinas pendidikan kota bandar Lampung tutup mata terkait dugaan mark-up data peserta didik dan pelanggaran yang dilakukan oleh PKBM yang ada dibandar Lampung,hal tersebut dikarnakan tidak adanya respon dan tindakan yang dilakukan dinas pendidikan kota bandar lampung terhadap PKBM anyelir,PKBM mutiara,dan PKBM Madinah.
Untuk diketahui PKBM anyelir banyak memasukan data peserta pondok pesantren kedalam data dapodik yang seolah-olah peserta pondok pesantren tersebut adalah peserta didik PKBM anyelir dan melakukan pembelajaran dipkbm anyelir pada kenyataannya mereka tidak pernah belajar dipkbm anyelir,diduga yang dilakukan pkbm itu hanya lah untuk mengelabuhi pemerintah hanya untuk mengambil dana hibah ratusan juta rupiah.
Begitupun PKBM mutiara dan PKBM Madinah,menurut pengakuan kepala sekolah PKBM Madinah Dian kustiani S,pd.bahwa peserta didik PKBM Madinah banyak yang berada diluar kota bandar Lampung yakni dari talang Padang hal ini menjadi pertanyaan apakah bisa PKBM yang ijin oprasionalnya dikeluarkan dinas pendidikan kota bandar Lampung melakukan pembelajaran di kabupaten lain.
Mengetahui temuan ini dinas pendidikan kota bandar Lampung bungkam dan tidak memberikan tanggapan,hal ini dibuktikan dengan tidak adanya respon dari kepala dinas pendidikan kota bandar Lampung ketika media ingin meminta tanggapan terkait permasalahan tersebut.
kuat dugaan PKBM anyelir,PKBM mutiara dan PKBM Madinah banyak melakukan pelanggaran yang mana tujuannya hanya untuk mendapatkan dana hibah (BOP) yang kuat bermuara pada tindakan korupsi.
Ketua LSM LP2I Syamsuddin merespon dugaan itu dengan mengambil langkah melaporkan ke inspektorat kota bandar Lampung,juga ke tipikor Polda Lampung serta kejari dan Kejati agar dapat mengungkap dan menangkap mereka yang terlibat dalam dugaan tindakan korupsi.
” Kita akan mengambil langkah tegas kita akan melaporkan mereka ke inspektorat, tipikor Polda Lampung Kejari dan Kejati Lampung untuk supaya mereka semua diperiksa baik dinas pendidikan dan semua pkbm yang diduga terlibat dalam tindakan dugaan korupsi dana hibah PKBM agar dapat menggungkap dan menangkap semua yang terlibat didalamnya dalam waktu dekat ini kami LSM LP2I akan melakukan aksi demo didinas pendidikan kota bandar Lampung terkait diamnya kadis dengan adanya permasalahan dipkbm “. Tegas bung Syam