Tanggamus – Gegap gempita pesta demokrasi Pemilukada (Pemilihan Kepala Daerah) yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia Tahun 2024 semakin terasa.
Pada pemilu Cabup dan Cawabup Kabupaten Tanggamus Tahun 2024, yang diikuti oleh dua kandidat peserta calon yaitu Hj. Dewi Handajani -Ammar Siradjudin ( Damar) Nomor urut 1 dan H. Moh.Saleh Asnawi – Agus Suranto Nomor urut 2, suhu persaingan politik kian terlihat terasa memanas dari masing masing kedua kandidat, jelang pemilihan yang hanya tinggal menghitung hari yang akan di laksanakan pada tanggal 27 November Tahun 2024.
Menghadapi suhu persaingan politik yang terasa kian memanas jelang pemilihan Cabup Cawabup Kabupaten Tanggamus Tahun 2024, periode Tahun 20225-2030, Tokoh Pemuda Ketua Tanggamus Peduli, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi dengan semangat persatuan, kesatuan, hindari politik uang dan ujaran kebencian yang akan mencederai pesta Demokrasi.
Dan mendukung upaya Pemerintah dalam pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah Cabup Cawabup Tanggamus Tahun 2024, untuk menjaga Netralitas, melaksanakan pemilu yang berintegritas, aman dan bermartabat, Ucapnya.
Dedi Suparman, Ketua Tanggamus Peduli, merupakan Tokoh Pemuda Kabupaten Tanggamus juga sebagai kader pemuda GP Ansor Nahdlatul ulama Kabupaten Tanggamus. menekankan, ” pentingnya menghindari politik uang dan ujaran kebencian dalam proses Pilkada mengingat bahwa politik uang merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi itu sendiri dan dapat merusak moral masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, apa yang dilakukan diharapkan menjadi dorongan yang positif bagi seluruh warga dalam menciptakan iklim Pilkada yang kondusif dan jauh dari konflik. menjauhi praktik-praktik kecurangan dan lebih mengedepankan integritas serta kejujuran, jadikan Pilkada serentak itu bersih dan adil.
” Jadilah pemilih yang cerdas berdasarkan visi misi dan program yang jelas dari para calon pemimpin yang akan memimpin Kabupaten Tanggamus, bukan karena ajakan teman apalagi hasutan dan rayuan dengan iming iming janji politik dan praktek suap uang semata “. tegasnya.
Selain itu peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian selama proses Pilkada berlangsung, untuk Demokrasi yang jujur adil bersih dari segala kecurangan yang akan menciderai Demokrasi dan semoga Kabupaten Tanggamus bisa memberikan contoh yang baik dalam menciptakan Pilkada pesta Demokrasi yang Bersih, aman dan bermartabat, dan bisa menghasilkan pemimpin-pemimpin yang mampu membawa kemajuan kemakmuran bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus, Pungkasnya.
( Zulkarnain).